Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
blog-img-10

Posted by : OLC ADMIN

Kenali Nilai Minimal Sekolah Kedinasan STMKG Instrumental MKG tahun 2025, Ikut Belajat yang Menyenangkan di OLC Edukasi Jember Agar Lolos

OLCEDUKASI.COM - OLC Edukasi Jember merupakan lembaga pendidikan yang berfokus pada pendampingan siswa dalam mencapai kemampuan akademik.

Materi baik tanah sosial humaniora atau saintek menjadi meteri yang diajarkan di OLC Edukasi Jember.

OLC Edukasi Jember akan mendap ingin siswa hingga diterima menjadi bagian dari Perguruan tinggi favorit, salah satunya Sekolah Kedinasan.

Sekolah Kedinaaan dikenal sengaja sistem penerimaan yang ketat.

Keketatan masuk sekolah kedinaaan itu dapat dilihat dari jumlah kuota, terbilang terbatas sehingga mencari pendaftar dengan nilai terbaik agar lolos.

Sebelum itu, pendaftar Sekolah kedinaaan diharuskan untuk lolos nilai minimal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Sekolah Kedinasan yang juga menerapkan nilai SKD dan memiliki nilai minimal agar lolos yakni STMKG Instrumental SKG.

Berikut ini merupakan nilai minimal STMKG Instrumental SKG.

Nilai minimal SKD STMKG ditentukan berdasarkan ambang batas resmi dari BKN.

Terdapat tiga subtes dalam SKD, yaitu TKP, TIU, dan TWK.

Nilai ambang batas TKP adalah 156.

Nilai minimal TIU adalah 80.

Sedangkan nilai terendah untuk TWK adalah 65.

Peserta harus melampaui semua ambang batas itu agar bisa lanjut ke tahap berikutnya.

Total nilai maksimal SKD adalah 550 poin.

Berdasarkan data tahun 2024, skor aman untuk lolos SKD adalah 420 ke atas.

Untuk program studi D-IV Instrumentasi MKG, skor terendah yang lolos adalah sekitar 410.

Jadi, meskipun peserta lolos ambang batas, belum tentu bisa bersaing jika skornya rendah.

Skor tinggi sangat penting karena banyaknya peserta yang memenuhi ambang batas.

Targetkan nilai setinggi mungkin, terutama di TKP yang bobotnya paling besar.

Ikuti try out dan pembahasan soal agar lebih siap menghadapi SKD.

Persiapan yang matang akan meningkatkan peluang lolos ke tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Editor: Fuji